03/08/2010....22.30 witeMalam ini kumulai kembali mencatat isi hati dilembar putih ini setelah bertahun - tahun telah usang dimakan oleh waktu.
Aku memulai kembali untuk belajar mencintai seseorang dalam keadaan tidak sempurna lagi . Mencari kasih sayang, mengejar cinta dan arti sebuah harapan serta pengorbanan.
Ya Allah, apa maksud Mu mempertemukan aku dengan dirinya dan aku masih tak percaya melihat kenyataan ini.
Ya Allah aku telah menjalani cinta ini mulai dari beberapa waktu yang lalu. Aku mengenalnya dengan segala kekurangannya dan aku belajar untuk mencintainya dengan sepenuh hati ini.
Ku tahu, banyak dermaga yang telah disinggahinya dan begitu pula diriku tapi tak satu pun menjadi labuhan terakhir. Kau bahkan tidak tahu betapa aku selalu belajar tuk pahami dirimu meski air mata selalu jatuh membahasi pipiku.
25/08/2010...13.00 wite
Sampai waktu aku terpaksa melakukan hal ini ( hanya aku yang tahu)
Dalam heningnya kebisuan malam yang memburu kegelisahan hatiku, gundah gulana menghujaniku dan aku terhanyut oleh ambisi duniawi . Aku coba mendalami dirimu, berbagi cerita dengan mu dan.......aku masih juga belum paham tentang dirimu. Seorang Pria dengan karakter yang sulit untuk diraba, membingungkan dan penuh dengan kegelisahan entah apa yang menjadi anganmu. Hari demi hari ku lewati dan segenggam harapanpun mulai tumbuh di hatiku. Terkadang amarahmu memuncak dan terkadang pula dirimu di liputi dengan rasa kasih sayang yang begitu amat terdalam. SIAPAKAH DIRIMU ?
Benci dan cinta berbaur menjadi satu, hari ini aku tidak tahu apa yang tersimpan didalam hatimu mungkin esok aku juga tidak tahu apa yang ada didalam hatimu.
Ku tarik nafas sedalam mungkin untuk sekedar menghilangkan rasa kalut didalam dada, dan saat itu juga ku yakinkan segenap hati, jiwa dan raga ini untuk mengubur dalan - dalam rasa posesif yang menulariku.
PERCAYALAH DENGAN SEGALA KEKURANGANKU AKU BEGITU MENCINTAIMU
Edakanlah bara amarahmu dengan air cinta yang kita miliki.
Ku tutup mata ini karena aku tak ingin melihat kekacauan didalam dirimu, ku tutup telinga ini karena aku tidak ingin mendengar orang lain membicarakan dirimu dan hatiku selalu terbuka kapanpun kau ingin masuk dan berkeluh kesah kepadanya. ( CAPRICON )
Ya Allah, apa maksud Mu mempertemukan aku dengan dirinya dan aku masih tak percaya melihat kenyataan ini.
Ya Allah aku telah menjalani cinta ini mulai dari beberapa waktu yang lalu. Aku mengenalnya dengan segala kekurangannya dan aku belajar untuk mencintainya dengan sepenuh hati ini.
Ku tahu, banyak dermaga yang telah disinggahinya dan begitu pula diriku tapi tak satu pun menjadi labuhan terakhir. Kau bahkan tidak tahu betapa aku selalu belajar tuk pahami dirimu meski air mata selalu jatuh membahasi pipiku.
25/08/2010...13.00 wite
Sampai waktu aku terpaksa melakukan hal ini ( hanya aku yang tahu)
Dalam heningnya kebisuan malam yang memburu kegelisahan hatiku, gundah gulana menghujaniku dan aku terhanyut oleh ambisi duniawi . Aku coba mendalami dirimu, berbagi cerita dengan mu dan.......aku masih juga belum paham tentang dirimu. Seorang Pria dengan karakter yang sulit untuk diraba, membingungkan dan penuh dengan kegelisahan entah apa yang menjadi anganmu. Hari demi hari ku lewati dan segenggam harapanpun mulai tumbuh di hatiku. Terkadang amarahmu memuncak dan terkadang pula dirimu di liputi dengan rasa kasih sayang yang begitu amat terdalam. SIAPAKAH DIRIMU ?
Benci dan cinta berbaur menjadi satu, hari ini aku tidak tahu apa yang tersimpan didalam hatimu mungkin esok aku juga tidak tahu apa yang ada didalam hatimu.
Ku tarik nafas sedalam mungkin untuk sekedar menghilangkan rasa kalut didalam dada, dan saat itu juga ku yakinkan segenap hati, jiwa dan raga ini untuk mengubur dalan - dalam rasa posesif yang menulariku.
PERCAYALAH DENGAN SEGALA KEKURANGANKU AKU BEGITU MENCINTAIMU
Edakanlah bara amarahmu dengan air cinta yang kita miliki.
Ku tutup mata ini karena aku tak ingin melihat kekacauan didalam dirimu, ku tutup telinga ini karena aku tidak ingin mendengar orang lain membicarakan dirimu dan hatiku selalu terbuka kapanpun kau ingin masuk dan berkeluh kesah kepadanya. ( CAPRICON )
Tidak ada komentar:
Posting Komentar